Umum admin on 01 Oct 2009 09:52 am
Best place..
Beberapa tempat yang (aku rasa) terbaik, yang kemungkinan besar dicari orang ketika berada di Palembang
1. Bandung Book Centre
“Terpercaya sejak 1977″ slogan yg tertera di pamflet BBC, yang sayangnya baru aku ‘percaya’ sejak habis lebaran 2009 ini
Toko buku yang merupakan cabang dari Toko Buku Bandung (harfiah banget ya) sempat membuatku terpesona, karena memang bener-bener memberikan diskon untuk semua buku di sana.
I mean, kalau toko memeberi diskon untuk produk tertentu (yang kurang laku, maybe) itu biasa. Tapi di sini, semua buku didiskon ! Tinggal prosentasenya aja yang berlainan, antara 10% sampai 15 %. Untuk penikmat buku yang punya budget terbatas (like me
) ini merupakan angin segar.
Koleksi bukunya pun cukup lengkap dan up to date, novel terbaru, komik, biografi, kuliner, juga berbagai buku perguruan tinggi. Satu point tambahan, petugasnya smart dan memahami buku dengan baik, sehingga memudahkan book hunter menemukan sasarannya (ahahahha..)
Yang ada, aku keluar toko ini dengan menjinjing berbagai buku baru, namun wajah tetap sumringah karena nggak bikin pailit
BBC Palembang :
JL. Jend. Sudirman No. 138 A, Telp. 0711-355907
2. Universal Megabrain Centre – Mayor Ruslan

Mungkin tempat kursus satu ini terbilang ‘biasa saja’ bagi para orangtua yang berambisi anaknya jadi super pinter dan jago matematika. Pelajaran yang dihidangkan pun ‘biasa saja’, sempoa, I-Math (untuk usia 3-5 tahun), IQ Math (untuk usia 5 tahun ke atas), Mind Maping, dan Megabrain.
Namun hal yang paling essensial dari dunia pendidikan, ada di sini. Para guru dan pimpinan (kalau tidak bisa disebut owner) mengajar dengan hati. Anak-anak diberi space untuk mengeksplorasi diri, diberi semangat untuk mandiri. Tidak terbatas pada pelajaran yang di-kursus-kan di sini, anak-anak pun dibiasakan untuk tidak menyerah, mencari problem solving dalam setiap masalah, mandiri dalam semua tindakan (termasuk diajarkan menelpon sendiri orangtua bila belum dijemput, bukan memberdayakan ibu guru untuk melakukannya, good action).
Satu lagi, perhatian dan care yang dimunculkan oleh team di UMC sempat memikatku selaku orangtua murid. Saat anak didik tidak masuk, katakanlah dalam 2 kali pertemuan, guru akan mencoba menghubungi untuk menanyakan penyebabnya dan mereschedule waktu pengganti untuk hari yang terlewati. Agak langka lembaga pendidikan yang memiliki perhatian demikian dalam, menurutku.
Team pengajar yang inovatif, selalu mecari cara untuk menyampaikan pelajaran dengan menyenangkan, sehingga anak tidak merasa belajar merupakan keharusan, namun kebutuhan dan kesenangan.
UMC Mayor Ruslan
Jl. Mayor Ruslan No. Palembang
3. Pempek Belakang Xaverius Maria
Urusan pempek memang terbilang ‘basi’ dibicarakan di kota asalnya, Palembang. Hampir di semua sudut kota terdapat penjual pempek, mulai dari usaha rumahan sampai pengusaha rumah makan berskala besar menjual makanan khas yang berbahan baku ikan ini. Jenisnya pun beragam, pempek telor, keriting, adaan, lenjer, sampai kapal selam (ahahhaa). Namun di tempat ini, khusus mejual pempek jenis panggang dan pempek lenggang (pempek yang dicampur telor then dipanggang di cetakan daun pisang, yummy..)


See ?
Dari penampakannya bisa dirasakan kelezatannya. Untuk satu pempek panggang dihargai Rp. 3000,- (dimana di tempat biasa berkisar antara Rp 1500- Rp. 2000) dan pempek lenggang diharga Rp. 15.000 (biasanya Rp. 8.000 – Rp. 12.000).
Tapi believe me, it worthed !!
Lokasi : Jl. Dempo, belakang SD Xaverius I Maria (Lap. Hatta)
4. Waroeng 11
Bagi anda penikmat ayam penyet dan sop daging, boleh dicoba tempat yang satu ini. Waroeng 11 (entah kenapa pake angka 11) menyajikan menu ayam penyet yang legit dan empuk, plus kuah sop yang ‘gak neko-neko’ alias rada polos, tapi yummy. Bermodal Rp. 15.000,- kita sudah bisa menikmati menu tersebut buat luch time.

Waroeng 11
Jl. Mayor Ruslan, depan Yayasan IBA Palembang
5. Pempek becak
Mumpung bicara kuliner, satu lagi tempat makan pempek yang ‘ajiieeb’ dan beda dari yang biasa —> Pempek Becak.
Bukan karena pedagangnya yang merangkap jadi tukang becak, namun letak warung yang berada di Lorong Becak yang menjadikan tempat ini dikenal dengan sebutan tadi.
Jenis lain dari pempek berbahan baku ikan, dijual di sini. Dibuat berbahan dasar sagu, pempek ini biasa disebut “Pempek Dos”. Rasanya enak dan harganya murah, cukup dengan 800 perak per biji. Selain itu, jenis pempek ikan biasa pun disajikan dengan harga yang variatif, antara Rp. 2.500 – Rp. 3.000/ biji.

Pempek Becak :
Jl. Sayangan Lr. becak 16 Ilir Palembang
6. Prakter Dokter Anak (Dr. Achirul)
Para orangtua yang sering panik apabila buah hatinya sakit dan butuh pertolongan medis pada waktu yang ‘tidak biasa’, misalnya subuh atau larut malam, bisa merasa lega bila menghubungi DSA yang satu ini. Dr. Achirul menerima pasien kapan saja (selama beliau berada di dalam kota), dan tempat praktek yang berada di dalam kota memudahkan kita menghubungi beliau.
Ruang praktek yang bersih, nyaman, administrasi history penyakit pasien yang tertata sangat baik, menjadi poin tambahan di sini. Lumayan untuk membuat tenang hati para orang tua yg (pastinya) panik saat anak demam tinggi atau merengek karena alergi.
Prakter Dr. Achirul
Jl. Selada (Depan sekolah IBA) Palembang
on 01 Oct 2009 at 23:34 # Dave
cukup informatif, terutama buat yang mau tinggal di palembang atau yang punya rencana move on to palembang.
Nice post
on 04 Oct 2009 at 07:45 # xvader
hmm…
mun pempek emak di rumah biaso buat, tapi mun lagi idak, aku ngeloyor ke pasar 26 ilir, ado tempat pempek yang enak, halal, dan murah meriah, tujuh ratus rupiah saja, ma
on 15 Oct 2009 at 17:46 # Eka
Salam Kenal, Thanks yaaa informasi best placenya
on 20 Oct 2009 at 19:23 # Au'
Tempat2 makannyo kurang murmer wkekeke.
*worth it not worthed
on 23 Oct 2009 at 05:46 # admin
@au : yang murmer lain lagi pembahasannya ya
btw, abis ngobok blog nya pak priyadi ya?? thanks eniwei (lhaaaa)
on 09 Feb 2010 at 15:25 # irmaniz
hai hai mama farah
salam kenal,
aku baru pertama kali mampir kesini, suka banget dengan cerita2nya, eh pas baca jurnal yang ini aku makin ngiler deh pengen makan pempek panggang…huhuhuhu..
aku asli orang baturaja, punya mertua tinggal di Palembang, tapi sekarang aku dan suami tinggal di Medan. Kangen banget nih dengan makanan dan suasana Palembang…
oia, aku blogroll boleh yaaa…
cheers,
irma
on 10 Feb 2010 at 20:39 # admin
@irma : nice to know You…